Skema SMPS Gacun

Skema SMPS Gacun: Pengertian, Komponen dan Cara Merakitnya

Front-tv.net – SMPS Gacun merupakan salah satu komponen penting dalam sistem daya elektronik. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara lengkap tentang skema SMPS Gacun, termasuk skema, komponen utama, cara memperbaiki, dan tips perawatan.

Dengan pemahaman yang baik tentang skema SMPS Gacun, Anda akan dapat mengatasi masalah yang mungkin terjadi dan menjaga kinerja optimal perangkat elektronik Anda.

Apa itu SMPS Gacun?

Skema SMPS Gacun

SMPS Gacun (Switched Mode Power Supply) adalah jenis sumber daya yang telah menjadi populer dalam berbagai aplikasi elektronika modern.

Keberhasilannya terletak pada kemampuannya untuk mengubah dan mengatur daya listrik dengan efisiensi tinggi, sambil menawarkan ukuran yang lebih kecil dan bobot yang lebih ringan dibandingkan dengan sumber daya konvensional.

Skema SMPS Gacun, prinsip dasar dari SMPS Gacun melibatkan penggunaan sirkuit yang beralih dengan cepat untuk mengubah arus listrik menjadi tegangan tinggi atau rendah, sesuai dengan kebutuhan perangkat atau sistem yang mendapatkan suplai daya.

Pengaturan ini memungkinkan SMPS Gacun beroperasi dengan efisiensi tinggi, yang berarti lebih sedikit energi yang terbuang dalam bentuk panas selama proses konversi daya.

Keunggulan utama dari SMPS Gacun mencakup ukuran yang lebih kecil, bobot yang lebih ringan, dan tingkat efisiensi yang tinggi, menjadikannya pilihan ideal untuk berbagai perangkat elektronik, mulai dari ponsel pintar hingga peralatan rumah tangga, dan bahkan sistem industri yang membutuhkan pasokan daya listrik yang stabil dan efisien.

Meskipun SMPS Gacun memberikan sejumlah keunggulan, pemahaman yang mendalam tentang skema kerjanya sangat penting agar dapat mengoptimalkan penggunaannya.

Manfaat SMPS Gacun

SMPS Gacun memiliki beberapa manfaat utama dalam sistem daya elektronik. Pertama, efisiensi konversi daya yang tinggi membuat SMPS Gacun lebih hemat energi dibandingkan dengan power supply konvensional.

Hal ini menghasilkan penghematan energi dan biaya listrik yang signifikan dalam jangka panjang. Selain itu, SMPS Gacun juga memiliki ukuran yang lebih kecil, bobot yang lebih ringan, dan lebih tahan terhadap fluktuasi tegangan input.

Skema SMPS Gacun

Skema SMPS Gacun mencakup berbagai komponen dan jalur koneksi yang bekerja bersama-sama untuk menghasilkan tegangan DC yang stabil. Skema ini dapat bervariasi tergantung pada desain dan spesifikasi perangkat elektronik yang digunakan. Berikut adalah beberapa skema SMPS Gacun umum yang sering digunakan:

  1. Skema SMPS Gacun Tipe Flyback: Skema ini menggunakan transformator dan dioda pengganda gelombang (Cockcroft-Walton) untuk menghasilkan tegangan DC yang diinginkan. Skema ini sering digunakan dalam perangkat elektronik yang membutuhkan tegangan rendah hingga menengah.
  2. Skema SMPS Gacun Tipe Forward: Skema ini menggunakan transformator dan transistor untuk menghasilkan tegangan DC yang stabil. Skema ini sering digunakan dalam perangkat elektronik yang membutuhkan tegangan tinggi.
  3. Skema SMPS Gacun Tipe Push-Pull: Skema ini menggunakan dua transistor yang bekerja secara bergantian untuk menghasilkan tegangan DC yang diinginkan. Skema SMPS Gacun ini sering digunakan dalam perangkat elektronik yang membutuhkan efisiensi tinggi dan tegangan tinggi.

Komponen Utama SMPS Gacun

SMPS Gacun terdiri dari beberapa komponen utama yang bekerja bersama-sama untuk menghasilkan tegangan DC yang stabil. Berikut adalah beberapa komponen utama SMPS Gacun:

  1. Transistor: Transistor berfungsi sebagai saklar elektronik yang mengatur aliran arus dalam SMPS Gacun. Transistor dapat bekerja dalam mode on-off untuk mengatur tegangan output.
  2. Transformator: Transformator digunakan untuk mengubah tegangan AC input menjadi tegangan AC yang lebih rendah atau lebih tinggi sesuai dengan kebutuhan. Transformator juga berperan dalam mengisolasi tegangan input dan output.
  3. Kapasitor: Kapasitor berfungsi sebagai penyimpan energi yang membantu menjaga tegangan output tetap stabil. Kapasitor juga membantu dalam menghilangkan noise dan interferensi yang dapat mempengaruhi kualitas daya.
  4. Dioda: Dioda digunakan untuk mengubah tegangan AC menjadi tegangan DC dengan mencegah aliran arus bolak-balik. Dioda juga berfungsi sebagai perlindungan terhadap arus balik yang dapat merusak komponen lain dalam SMPS Gacun.
  5. Induktor: Induktor berfungsi sebagai penyimpan energi magnetik yang membantu menjaga aliran arus tetap stabil. Induktor juga membantu dalam mengurangi noise dan interferensi.
Baca Juga:  Simbol Transistor: Fungsi, Jenis, Cara Kerja Pada Rangkaian Elektronik

Cara Membuat SMPS Gacun

Dalam skema SMPS Gacun, membuat SMPS Gacun sebenarnya tidaklah sulit, selama skema atau layout sudah tersedia dan semua komponen yang diperlukan telah lengkap dan berfungsi normal.

Keberhasilan atau kegagalan dalam merakit SMPS Gacun sangat tergantung pada proses lilitan trafo utama, karena trafo utama menentukan besarnya keluaran volt dan amper dari SMPS Gacun.

Berikut adalah penjelasan mengenai cara merakit SMPS Gacun dengan benar.

1.Memasang Modul Gacun

Tempatkan modul gacun pada lokasi yang telah disiapkan dan sambungkan tiga kabel gacun berwarna merah, hitam, dan biru ke titik PCB yang sudah dipersiapkan dengan warna yang sesuai.

Modul gacun dapat dibeli dengan harga berkisar antara 25-40 ribu rupiah, bergantung pada seri gacun yang diinginkan.Tersedia beberapa seri gacun, seperti MK21 (TV 21 inci), MK29 (TV 29 inci), dan MK34 (TV 34 inci), dengan variasi harga.

Sebenarnya, semua seri tersebut memiliki fungsi yang sama, perbedaannya hanya terletak pada jenis FET yang digunakan. Seri MK21 menggunakan FET 7 amper, MK29 menggunakan FET 9 amper, dan MK34 menggunakan FET 12 amper.

2. Dioda

Pada bagian primer, gunakan dioda bridge sisir dengan daya minimal 10 amper. Sedangkan, pada bagian sekunder atau output, disarankan untuk menggunakan dioda ultrafast dengan kode FR, HER, atau MUR, dan daya minimal 6 amper.

Disarankan untuk menghindari penggunaan dioda biasa karena output SMPS memiliki frekuensi yang tinggi, berbeda dengan output trafo biasa.

3. Trafo Ferit

Siapkan trafo ferit yang memiliki celah GAP, yang dapat diperoleh dari trafo bekas TV berukuran 21-29 inci. Celah GAP pada trafo ferit merujuk pada adanya jarak sekitar 1-2 mm di tengah pertemuan ferit trafo.

Namun, jika tidak tersedia, Anda dapat menggunakan trafo ferit dengan tipe ETD42 atau jenis lainnya, dengan jarak kaki yang sesuai dengan skema atau layout yang digunakan.

4. Cara Melilit Kawat Pada Trafo

Siapkan kawat dengan diameter 0,8 mm untuk melilit trafo ferit, dan kawat berdiameter 1-1,5 mm untuk melilit bagian primer dan sekunder. Semakin besar ukuran trafo ferit dan jumlah lilitan kawat tembaga, semakin besar pula amper yang dapat dihasilkan.

Lilitan trafo ferit terdiri dari dua bagian, yaitu lilitan sekunder (NS) dan lilitan primer (NP). Jumlah lilitan pada bagian primer harus mencapai induktansi sebesar 500µH agar sesuai dengan modul gacun.

Skema SMPS Gacun, kesesuaian induktansi ini sangat penting, karena jika tidak terpenuhi, FET atau trafo ferit dapat mengalami pemanasan berlebihan atau bahkan kegagalan saat dihidupkan. Untuk mengukur induktansi, gunakan alat seperti Avo atau ESR.

Jika tidak tersedia alat ukur, Anda dapat melakukan pengukuran dengan cara melilit kawat primer sebanyak 50 lilit. Pembagian 50 lilit pada bagian primer dibagi menjadi dua, yaitu NP1 dengan 25 lilit dan NP2 dengan 25 lilit.

Pastikan arah lilitan kawat searah jarum jam dan perhatikan dengan teliti awal serta akhir lilitan. Tingkat ketelitian ini sangat penting untuk mencegah terjadinya kegagalan.

Baca Juga:  Fungsi Elco Pada Speaker: Panduan Lengkap

Jika tidak diperhatikan, kegagalan dapat terjadi, dan jika ada tegangan keluar, kemungkinan besar tegangan tersebut akan menurun. Berikut adalah urutan melilit kawat yang dapat diikuti:

a. Lilit NP1 25 lilitan

Pada bagian ini, kawat yang digunakan memiliki diameter sebesar 0,8 mm. Setelah mencapai jumlah lilitan sebanyak 25, putuskan kawat dan tarik ke kaki koker yang ditentukan pada kaki NP2.

b. Lilit NS 25 lilitan

Pada bagian ini, diameter kawat minimal adalah 1 mm dan jumlah lilitan tidak harus selalu 25, dapat disesuaikan dengan target jumlah output VDC.

Jika variabel di modul gacun berada pada posisi penuh ke kiri, rata-rata 1 lilitan kawat dapat menghasilkan 2VDC. Jika jumlah lilitan pada lilitan sekunder (NS) sebanyak 25, maka tegangan DC yang dihasilkan berkisar antara 50-60 VDC.

Tegangan dapat ditingkatkan dengan memutar variabel pada modul gacun. Untuk membuat supply CT, lilitan kawat dibuat dengan dua helai sekaligus sebanyak 25 lilitan, untuk mendapatkan VDC antara 50-60 volt. Kaki koker yang ditentukan dengan titik putih pada kaki NS menunjukkan awal dari lilitan.

Skema SMPS Gacun, setelah melilit 25 lilitan, tarik kawat ke kaki koker NS bagian akhir. Setelah lilitan NS selesai sebanyak 25, ujung kawat lilitan pertama dihubungkan ke awal lilitan kawat lilitan kedua. Pertemuan kedua ujung kawat tersebut akan diaplikasikan pada kaki koker CT.

c. Lilit Extra 7 lilitan

Caranya mirip dengan melilit bagian NS, yang membedakan hanyalah jumlah lilitannya. Karena target tambahan hanya membutuhkan sekitar 15 volt, maka cukup melilit sebanyak 7 lilitan saja.

d. Lilit NP 2 25 lilitan

Langkah berikutnya adalah melilit NP 2 sebanyak 25 lilitan lagi. Awal lilitan NP 2 disambungkan dengan akhir lilitan NP 1, kemudian ujung lilitan NP 2 diterapkan pada kaki koker akhir NP 2.

5. Menentukan Nilai Zener

Jumlah tegangan DC yang akan distabilkan pada output SMPS akan memengaruhi nilai dari kedua zener yang masih kosong. Contohnya, jika pada lilitan sekunder terdapat 25 lilitan yang menghasilkan output 60 VDC, maka pasang dua zener dengan nilai yang mendekati 60 VDC.

Sebelum memasang IC Optocoupler 817 dan zener sebagai penstabil tegangan, lakukan uji coba terlebih dahulu pada output VDC SMPS menggunakan Avo. Untuk pemasangan zener 56 volt, atur terlebih dahulu output VDC SMPS pada kisaran 60-65 VDC dengan memutar variabel pada modul gacun. Setelah itu, pasang IC optocoupler dan kedua zener sebagai penstabil.

Cara Menambah Watt SMPS Gacun

  • Secara umum, daya dari SMPS ini tergantung pada GACUN dan TRAFO ferit yang digunakan.
  • GACUN digunakan untuk TV berukuran 14-29 inci dan sebagainya. Semakin besar ukuran INCH TV, semakin besar pula daya GACUN-nya.
  • Jika ingin meningkatkan daya SMPS, sebaiknya tidak membeli GACUN baru saat melakukan upgrade, melainkan mengganti MOSFET GACUN dengan tipe yang memiliki amper lebih besar atau menggabungkannya secara paralel.
  • Kualitas inti ferit yang lebih baik dan ukuran kawat email yang lebih besar akan meningkatkan daya SMPS. Oleh karena itu, saat melakukan upgrade, selain mengganti atau menggabungkan MOSFET, sebaiknya juga mengganti TRAFO inti ferit dengan yang memiliki ukuran lebih besar.
  • Untuk meningkatkan daya pada rangkaian di atas, Anda dapat menambah jumlah elco menjadi lebih banyak, misalnya dengan memasang 4 buah elco 100uf 400v secara paralel.
  • Selain itu, perbesar ukuran sekering dan dioda bridge untuk menyesuaikan dengan daya yang diinginkan.Dioda output, khususnya dioda ultrafast, perlu diganti dengan yang memiliki amper lebih besar atau dapat juga digabungkan secara paralel.
  • PENTING! Jika ingin meningkatkan daya SMPS GACUN, resistor pada GACUN yang awalnya 0,22 Ω /2W perlu diganti dengan resistor R 0,22 Ω /5 watt.  Ini karena GACUN dirancang untuk ampere yang setara dengan regulator TV pada umumnya, sesuai dengan ukuran INCH TV yang bersangkutan.
Baca Juga:  Persamaan Transistor S8050: Lengkap dengan Datasheetnya

Cara Memperbaiki SMPS Gacun

Jika SMPS Gacun mengalami masalah atau rusak, Anda dapat mencoba beberapa langkah perbaikan berikut untuk memperbaikinya:

  1. Periksa Koneksi: Pastikan semua kabel dan koneksi dalam SMPS Gacun terpasang dengan baik dan tidak ada yang lepas. Koneksi yang buruk dapat menyebabkan masalah dalam aliran listrik.
  2. Ganti Komponen Rusak: Jika ada komponen yang rusak atau tidak berfungsi dengan baik, gantilah dengan yang baru. Pastikan untuk menggunakan komponen yang sesuai dengan spesifikasi SMPS Gacun Anda.
  3. Periksa Tegangan Input: Pastikan tegangan input ke SMPS Gacun sesuai dengan yang diharapkan. Jika tegangan input terlalu rendah atau terlalu tinggi, hal ini dapat menyebabkan masalah dalam kinerja SMPS Gacun.
  4. Periksa Suhu: Pastikan suhu SMPS Gacun tidak terlalu tinggi. Jika suhu terlalu tinggi, coba periksa sistem pendinginan dan pastikan tidak ada blokade udara yang menghalangi aliran udara.

Masalah Umum pada SMPS Gacun

SMPS Gacun dapat mengalami beberapa masalah umum yang dapat mempengaruhi kinerjanya. Beberapa masalah umum meliputi:

  1. SMPS Gacun Mati Total: Jika SMPS Gacun tidak menyala sama sekali, masalah mungkin terletak pada kabel listrik atau fuse yang terbakar. Periksa kabel dan fuse, dan gantilah jika diperlukan.
  2. Tegangan Output Tidak Stabil: Jika tegangan output tidak stabil atau fluktuasi, masalah mungkin terletak pada komponen internal yang rusak. Cek dan ganti komponen yang rusak jika diperlukan.
  3. Overheating: Jika SMPS Gacun terlalu panas, masalah mungkin terletak pada pendinginan yang buruk atau beban yang terlalu tinggi. Periksa sistem pendinginan dan pastikan beban tidak melebihi kapasitas SMPS Gacun.

Tips Perawatan SMPS Gacun

Untuk menjaga kinerja optimal SMPS Gacun, ada beberapa tips perawatan yang dapat Anda lakukan:

  1. Membersihkan Debu: Bersihkan debu atau kotoran yang menempel pada komponen SMPS Gacun secara berkala. Debu dapat mengganggu aliran udara dan menyebabkan overheating.
  2. Periksa Kabel dan Konektor: Secara teratur periksa kabel dan konektor SMPS Gacun untuk memastikan tidak ada yang rusak atau lepas.
  3. Hindari Beban Berlebih: Pastikan untuk tidak melebihi kapasitas beban yang diizinkan oleh SMPS Gacun. Beban berlebih dapat menyebabkan SMPS Gacun bekerja keras dan mengurangi umur pakainya.

Kesimpulan

Dalam artikel ini, telah dibahas secara lengkap tentang skema SMPS Gacun, termasuk skema, komponen utama, cara memperbaiki, dan tips perawatan.

Dengan pengetahuan yang baik tentang skema SMPS Gacun, Anda dapat mengatasi masalah yang mungkin terjadi dan menjaga kinerja optimal perangkat elektronik Anda.

Pastikan untuk selalu memperhatikan perawatan dan memeriksa SMPS Gacun secara berkala untuk menjaga kualitas daya dan umur pakainya yang lebih lama.

Jangan ragu untuk menghubungi teknisi profesional jika Anda mengalami masalah yang lebih kompleks atau tidak dapat memperbaiki SMPS Gacun sendiri.

Semoga informasi yang diberikan dalam artikel ini bermanfaat bagi Anda dalam memahami dan merawat SMPS Gacun dengan baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *